Pendidikan

Tingkatkan Literasi Siswa, Bahasa Indonesia Harus Dipahami, Bukan Sekadar Dibaca

Palembang, 17 April 2026 – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menegaskan bahwa bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai identitas nasional, pemersatu bangsa, sekaligus bahasa ilmu pengetahuan.

Dalam arahannya pada kegiatan peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia di Palembang, ia menyampaikan bahwa penguatan bahasa Indonesia harus berjalan seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan.

Menurutnya, tantangan utama dalam pembelajaran saat ini bukan hanya kemampuan membaca, tetapi juga memahami isi bacaan. Ia menilai masih banyak siswa yang mampu membaca, namun belum sepenuhnya memahami makna dari teks yang dibaca.

Ia juga menekankan pentingnya pembelajaran bahasa Indonesia yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Guru diharapkan dapat menghadirkan metode pembelajaran yang lebih aplikatif dan mudah dipahami oleh siswa.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatra Selatan, Desi Ari Pressanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 200 siswa SMP dari Kabupaten Ogan Ilir yang mendapatkan pelatihan membaca cepat. Para guru pendamping juga diberikan pembekalan untuk meningkatkan kemampuan dalam mendampingi siswa.

Selain itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan untuk 200 siswa SD dalam kemampuan mengulas buku, serta 200 siswa SMA di Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam membaca kritis. Evaluasi akan dilakukan dalam dua bulan untuk melihat perkembangan kemampuan literasi siswa.

Dalam sesi dialog, para guru menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, seperti keterbatasan listrik, akses internet, dan sarana pembelajaran di daerah terpencil.

Menanggapi hal tersebut, Wamendikdasmen menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya mengurangi kesenjangan melalui program digitalisasi pendidikan dan penyediaan perangkat pembelajaran. Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat revitalisasi dan digitalisasi pendidikan.

Ia juga mendorong para guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran literasi, dengan membiasakan siswa membaca secara terarah, memahami isi bacaan, serta mampu menyampaikan gagasan secara lisan maupun tulisan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas literasi dan kemahiran berbahasa Indonesia bagi siswa dan pendidik di Sumatra Selatan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button