Kemdiktisaintek Lakukan Penyegaran Organisasi Lewat Pelantikan Pejabat Baru

Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali melakukan langkah penguatan organisasi melalui pelantikan sejumlah pejabat administrator dan pejabat fungsional di lingkungan kementerian. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, yang mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, di Kantor Kemdiktisaintek pada Senin (11/5).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi kementerian dalam meningkatkan efektivitas tata kelola serta memperkuat kapasitas kelembagaan guna mendukung transformasi sektor pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, pengangkatan pejabat juga dilakukan untuk memastikan berbagai program prioritas kementerian dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dalam prosesnya, penetapan pejabat dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi, kebutuhan organisasi, serta prinsip transparansi dan objektivitas.
Pejabat yang resmi dilantik antara lain:
- Santi Sayanti Agustina sebagai Kepala Subdirektorat Pengelolaan Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi;
- Deny Kurniawan sebagai Analis Kebijakan Ahli Madya pada Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal;
- Pauzan sebagai Kepala Bagian Umum Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Dalam sambutannya, Khairul Munadi menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab tinggi. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik mampu membawa energi baru dalam meningkatkan kualitas kerja di unit masing-masing.
Menurutnya, penguatan budaya kerja yang adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada capaian menjadi hal penting dalam mendukung berbagai agenda strategis kementerian.
“Momentum pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat budaya kerja yang responsif dan berorientasi pada hasil untuk mendukung program prioritas kementerian,” ujar Khairul Munadi.
Ia juga menyoroti tantangan dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang dan menuntut aparatur pemerintah bekerja lebih cepat, inovatif, serta mampu membangun kolaborasi yang efektif. Oleh sebab itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan tugas baru dan menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan tinggi.
Langkah penguatan organisasi ini sejalan dengan kebijakan Diktisaintek Berdampak yang menempatkan tata kelola yang baik, sumber daya manusia unggul, dan pelayanan publik berkualitas sebagai dasar utama transformasi pendidikan tinggi, sains, dan teknologi di Indonesia. Melalui penguatan kelembagaan dan profesionalisme aparatur, Kemdiktisaintek terus berupaya menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi yang inovatif dan mampu memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Humas
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif




