Berita UmumEkonomi

Kelas Menengah Jadi Motor Ekonomi, Pemerintah Jaga Pertumbuhan Inklusif

Jakarta, 15 April 2026 – Pemerintah menilai kelas menengah menjadi penopang utama perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global. Konsumsi rumah tangga yang mencapai sekitar 54–55 persen dari PDB menjadi faktor utama yang menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyebut struktur ekonomi Indonesia relatif kuat karena tidak terlalu bergantung pada perdagangan luar negeri. Pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen dengan inflasi terkendali dan indikator ekonomi yang stabil.

Saat ini, kelompok kelas menengah dan menuju kelas menengah mencapai sekitar 66,35 persen dari total penduduk atau sekitar 185 juta orang. Kelompok ini menjadi penggerak utama konsumsi dan daya beli masyarakat.

Namun, pemerintah juga mencermati adanya tekanan daya beli yang terlihat dari pergeseran sebagian kelas menengah ke kelompok menuju kelas menengah. Kondisi ini menjadi perhatian dalam penyusunan kebijakan ke depan.

Untuk menjaga daya beli dan pertumbuhan ekonomi, pemerintah terus mendorong berbagai program, mulai dari bantuan sosial, insentif pajak, dukungan perumahan, hingga subsidi energi.

Pemerintah berharap kelas menengah tetap kuat dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button