Sinergi semua Jenjang Pendidikan diperkuat wujudkan Pendidikan bermutu untuk semua
Jakarta, 3 Mei 2026 — Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan inklusif. Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, pemerintah menegaskan komitmennya dalam melanjutkan transformasi pendidikan nasional dari jenjang dasar hingga pendidikan tinggi.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat mengatakan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ajang untuk memperkuat keterlibatan seluruh pihak dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih baik.
Menurutnya, dalam beberapa bulan terakhir, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus membangun fondasi pendidikan nasional melalui penguatan empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Ia menilai integrasi keempat unsur tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan sumber daya manusia unggul.
Atip juga menegaskan bahwa tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tercantum dalam konstitusi harus diwujudkan melalui layanan pendidikan yang bermutu dan dapat diakses seluruh masyarakat.
Sejalan dengan visi pembangunan nasional, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan yang inklusif. Dalam kesempatan itu, Wamen Atip juga mengajak para guru di seluruh Indonesia untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran.
Pernyataan tersebut disampaikan usai upacara Hardiknas yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta, Sabtu (2/5).
Upacara tersebut diikuti lebih dari 500 peserta yang berasal dari tiga kementerian, yakni Kemendikdasmen, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Kementerian Kebudayaan. Sejumlah siswa dari berbagai jenjang pendidikan juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Salah satu peserta didik, King Al Razqa, mengungkapkan harapannya agar pendidikan di Indonesia semakin maju dan para guru semakin hebat dalam mendidik generasi muda.
Sementara itu, Esteva Nayanish Arkhandina berharap seluruh anak Indonesia, termasuk yang tinggal di daerah pelosok, dapat memperoleh akses terhadap sekolah yang baik agar mampu meraih cita-cita mereka.
Bertindak sebagai pembina upacara, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menekankan bahwa transformasi pendidikan harus berlangsung berkesinambungan hingga ke jenjang perguruan tinggi dan riset.
Ia menyebut tema Hardiknas tahun ini menjadi arah bersama yang perlu diwujudkan melalui kolaborasi seluruh ekosistem pendidikan nasional.
Menteri Brian juga menegaskan pentingnya memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai program bantuan pendidikan, seperti Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), beasiswa afirmasi, dan dukungan pembiayaan lainnya agar tidak ada generasi muda yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan.
Selain itu, perguruan tinggi didorong mengambil peran lebih besar dalam menjawab berbagai persoalan bangsa melalui penguatan kolaborasi pentahelix, program magang berdampak, serta pengembangan sains dan teknologi.
Menurutnya, riset di perguruan tinggi perlu diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti energi, pangan, kesehatan, lingkungan, dan teknologi guna mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Sumber:Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 340/sipers/A6/V/2026
Penulis:Denty Anugrahmawaty
Editor:Denty Anugrahmawaty





