Pendidikan

Buku Berkualitas mendorong Minat Baca Siswa di Perpustakaan SDN 54 Banda Aceh

Upaya memperkuat budaya literasi di sekolah terus digencarkan pemerintah, salah satunya melalui penyaluran buku bacaan bermutu. Di Banda Aceh, dampak program ini mulai terlihat nyata, seperti yang terjadi di SDN 54 yang kini mengalami peningkatan aktivitas membaca siswa.

Hal tersebut terungkap saat Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin, meninjau langsung pemanfaatan bantuan buku di sekolah tersebut. Ia didampingi oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh periode 2023–2026, Umar Solikhan, dalam kunjungan yang bertujuan memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan secara optimal.

SDN 54 Banda Aceh sendiri termasuk salah satu penerima hibah buku berkualitas pada tahun 2024. Program ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperluas akses bahan bacaan yang layak bagi siswa di berbagai wilayah.

Dalam kunjungannya, Hafidz menilai pengelolaan perpustakaan di sekolah tersebut sudah berjalan baik. Ia melihat langsung bagaimana buku-buku yang tersedia mampu menarik minat siswa untuk membaca. Menurutnya, ketersediaan bacaan yang sesuai usia menjadi faktor penting dalam membangun kebiasaan literasi sejak dini.

Tak hanya melakukan peninjauan, Hafidz juga menyerahkan tambahan koleksi buku untuk Perpustakaan Cerdas Ceria milik sekolah tersebut. Penambahan ini diharapkan semakin memperkaya pilihan bacaan sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang lebih hidup dan menyenangkan.

Antusiasme siswa terlihat jelas saat buku-buku baru diperkenalkan. Mereka langsung mendatangi rak, membuka halaman demi halaman, dan menunjukkan ketertarikan pada isi buku yang didominasi ilustrasi menarik. Respons tersebut menjadi indikasi bahwa bahan bacaan yang relevan dan menarik mampu mendorong anak untuk lebih gemar membaca.

Sementara itu, Umar Solikhan menilai SDN 54 Banda Aceh telah berhasil mengintegrasikan buku bacaan ke dalam kegiatan belajar dan aktivitas literasi harian. Ia menyebut praktik tersebut dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam mengembangkan budaya membaca.

Kepala SDN 54 Banda Aceh, Teuku Muthalla, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan pemerintah. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan buku-buku tersebut berdampak langsung pada meningkatnya kunjungan siswa ke perpustakaan.

“Anak-anak sekarang lebih sering datang ke perpustakaan dan terlihat semakin menikmati kegiatan membaca,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara ketersediaan buku yang menarik, peran guru, serta dukungan orang tua menjadi kunci dalam menumbuhkan generasi yang gemar belajar sepanjang hayat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button