Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Dievaluasi Menyeluruh Usai Polemik di Kalbar
Jakarta, 14 Mei 2026 – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalimantan Barat akan dievaluasi menyeluruh usai muncul polemik penilaian juri yang ramai diperbincangkan publik.
Ketua Fraksi PKB MPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, mendukung langkah cepat Sekretariat Jenderal MPR RI yang telah menyampaikan permohonan maaf dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan lomba.
“Fraksi PKB sepakat bahwa apa yang terjadi di final LCC di Kalimantan Barat harus menjadi pelajaran agar ke depannya tidak terulang lagi,” ujar Neng Eem di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, evaluasi perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek teknis pelaksanaan, mekanisme penilaian, sistem verifikasi jawaban peserta, hingga tata kelola penyampaian keberatan selama perlombaan berlangsung.
Fraksi PKB juga mengapresiasi keputusan Sekjen MPR RI yang menonaktifkan dewan juri dan MC dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari langkah perbaikan.
Meski demikian, Neng Eem menegaskan program LCC Empat Pilar tetap penting sebagai sarana sosialisasi nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
“Program LCC ini sudah terbukti efektif untuk menanamkan nilai Empat Pilar MPR RI kepada pelajar dan harus terus dilanjutkan dengan pelaksanaan yang lebih baik,” tuturnya.
Sebelumnya, video penilaian juri dalam final LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat viral di media sosial. Dalam video tersebut, peserta menilai terdapat perbedaan penilaian terhadap jawaban yang serupa.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan pihaknya telah memanggil dua juri terkait dan memberikan teguran. MPR RI juga memutuskan final lomba akan diulang dengan melibatkan juri independen.
Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, memastikan pihaknya menghormati masukan masyarakat dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sumber: mpr.go.id dan diolah dari berbagai sumber.





