Pendidikan

Tunjangan Profesi Guru Jadi Penyemangat Peningkatan Mutu Pendidikan di Sikka, NTT

Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, 23 Mei 2026 – Upaya mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui berbagai program prioritas nasional. Salah satu langkah yang kini dirasakan langsung manfaatnya oleh para pendidik di daerah adalah penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG), termasuk di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program tersebut dinilai tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan guru, tetapi juga memberi dorongan baru dalam menciptakan proses belajar mengajar yang lebih optimal dan profesional.

Di SMP Negeri 48 Satap Gaikiu, penyaluran TPG mendapat respons positif dari para tenaga pendidik. Bantuan tersebut dinilai membawa perubahan nyata, terutama bagi guru yang selama ini menjalankan tugas di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan.

Salah satu penerima manfaat, Fransiskus Randis, mengaku TPG memberikan ruang lebih luas baginya untuk meningkatkan kapasitas diri dan mendukung aktivitas pembelajaran di sekolah. Dana yang diterimanya dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan literasi digital, termasuk akses internet guna memperdalam kompetensi secara mandiri.

Tak hanya untuk pengembangan pribadi, Randis juga menyisihkan sebagian dana tersebut guna mendukung berbagai kegiatan murid, seperti wisata budaya dan kebutuhan harian sekolah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga semangat belajar siswa agar tetap tinggi dalam meraih cita-cita.

Hal serupa disampaikan guru Bimbingan Konseling SMPN 48 Sa Ate Gaikiu, Donatus Jagom. Ia menuturkan bahwa kondisi sarana dan prasarana yang terbatas tidak menghalangi para guru untuk terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan efektif bagi peserta didik.

Dalam praktiknya, Donatus berupaya menyesuaikan metode pengajaran dengan kondisi sekolah serta mendorong kreativitas murid melalui berbagai tugas dan aktivitas belajar. Ia menilai keberadaan TPG turut memberikan motivasi tambahan bagi guru untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran.

Menurut Donatus, kesejahteraan guru memiliki pengaruh besar terhadap kualitas pendidikan di sekolah. Dengan kondisi ekonomi yang lebih baik, guru dapat lebih fokus menjalankan tugas dan menghadirkan proses pembelajaran yang maksimal bagi siswa.

Baik Randis maupun Donatus berharap program TPG dapat terus berlanjut karena dinilai berperan penting dalam mendukung dedikasi guru, khususnya di daerah terpencil seperti Kabupaten Sikka.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kesejahteraan guru merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Karena itu, pemerintah berkomitmen memastikan penyaluran TPG dilakukan secara berkelanjutan, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Dalam kunjungan kerjanya ke NTT beberapa waktu lalu, Abdul Mu’ti juga menyampaikan optimisme bahwa berbagai program pemerintah, mulai dari penyaluran TPG, revitalisasi satuan pendidikan, hingga digitalisasi pembelajaran, dapat menjadi penggerak kebangkitan pendidikan di wilayah tersebut.

Selain menerima bantuan TPG, SMPN 48 Sa Ate Gaikiu juga tercatat sebagai penerima program Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun 2026. Melalui program tersebut, sekolah akan memperoleh bantuan pembangunan tiga ruang kelas baru, satu ruang administrasi, satu unit toilet, serta penataan lingkungan sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp2,4 miliar.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button