Pendidikan

Kemdiktisaintek Kukuhkan Pimpinan Perguruan Tinggi dan ASN untuk Perkuat Transformasi Pendidikan Tinggi

jakarta, RuangVeritas.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto melantik sejumlah pimpinan perguruan tinggi serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Selasa (30/6).

Dalam sambutannya, Menteri Brian menyampaikan bahwa pelantikan jabatan bukan sekadar seremoni pengangkatan, melainkan bentuk peneguhan komitmen untuk menjalankan amanah, menghadirkan perubahan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Pelantikan ini merupakan penguatan tanggung jawab untuk membawa perubahan, membangun kepercayaan, serta memastikan setiap amanah yang diberikan mampu menghasilkan manfaat. Sebuah jabatan bukan hanya mengenai kedudukan, tetapi bagaimana tanggung jawab tersebut dijalankan dan dampaknya dirasakan,” ujar Menteri Brian.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik meliputi:

  • Elfahmi sebagai Rektor Institut Teknologi Sumatera (Itera) periode 2026–2030
  • Nyak Amir sebagai Rektor Universitas Teuku Umar periode 2026–2030
  • Ferdinand Gansalangi sebagai Direktur Politeknik Negeri Nusa Utara periode 2026–2030
  • Neni Yuniarni Piagi sebagai Kepala Biro Keuangan dan Umum Universitas Halu Oleo
  • Anita Mega Lestari sebagai Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek
  • Yana Mulyana sebagai Pegawai Negeri Sipil pada Inspektorat Investigasi, Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek
  • Luh Putu Krisna Yanti sebagai Pegawai Negeri Sipil pada Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Sekretariat Jenderal Kemdiktisaintek

Kepada para pimpinan perguruan tinggi yang baru menerima amanah, Menteri Brian mendorong agar kampus semakin memperkuat hubungan kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sektor industri, hingga masyarakat.

Ia menekankan pentingnya transformasi perguruan tinggi agar tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran, tetapi juga berkembang menjadi pusat riset dan inovasi yang mampu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

“Bangun kerja sama yang kuat dengan industri, pemerintah, dan masyarakat. Kurikulum harus terus disesuaikan dengan perkembangan zaman, sementara riset perlu diarahkan untuk menjawab tantangan pembangunan. Kampus harus menjadi institusi yang terbuka, adaptif, dan menghasilkan dampak positif,” jelasnya.

Selain itu, Menteri Brian mengingatkan jajaran pejabat struktural, pejabat fungsional, serta aparatur sipil negara di lingkungan Kemdiktisaintek agar tidak hanya menjalankan tugas administratif. Menurutnya, birokrasi pendidikan tinggi harus mampu bergerak dinamis, memahami perubahan, serta menciptakan tata kelola yang efektif, transparan, dan inovatif.

Kepada para PNS yang baru dilantik dan diambil sumpahnya, Menteri Brian berpesan agar selalu menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas utama.

Ia menegaskan bahwa aparatur negara memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi melalui kerja profesional, semangat pembelajaran berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi terhadap berbagai perubahan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan serah terima jabatan pimpinan perguruan tinggi. Jabatan Rektor Itera periode 2022–2026 yang sebelumnya diemban I Nyoman Pugeg Aryantha diserahkan kepada Elfahmi sebagai Rektor Itera periode 2026–2030. Sementara itu, posisi Rektor Universitas Teuku Umar periode 2022–2026 dari Ishak dilanjutkan oleh Nyak Amir untuk periode 2026–2030.

Menteri Brian turut menyampaikan penghargaan kepada para pimpinan sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mengembangkan institusi selama masa kepemimpinan.

Melalui pelantikan ini, Kemdiktisaintek kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.

Kepemimpinan yang selaras dengan semangat Diktisaintek Berdampak diharapkan mampu mempercepat pengembangan talenta unggul, memperkuat ekosistem riset dan inovasi, serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button