Kementerian Kebudayaan dan Insan Film Perkuat Kolaborasi untuk Majukan Industri Perfilman Nasional
Jakarta – Upaya memperkuat industri perfilman nasional terus didorong melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku industri film. Hal tersebut menjadi fokus dalam pertemuan antara Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon dengan jajaran Badan Perfilman Indonesia (BPI) serta sejumlah produser film nasional di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat ekosistem perfilman Indonesia, mulai dari peningkatan kolaborasi antar pelaku industri, pembenahan tata kelola, hingga dukungan regulasi yang dinilai penting bagi keberlanjutan industri film nasional.
Ketua Badan Perfilman Indonesia, Fauzan Zidni, menjelaskan bahwa pihaknya bersama sejumlah asosiasi produser telah membentuk Forum Produser Film Indonesia. Forum ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat konsolidasi industri perfilman nasional agar lebih inovatif dan inklusif.
Menurut Fauzan, forum tersebut juga dirancang sebagai wadah berkelanjutan bagi para pelaku industri untuk membahas tantangan dan isu strategis perfilman Indonesia ke depan.
Produser film Linda Ghozali menambahkan, terdapat sejumlah isu prioritas yang saat ini menjadi perhatian bersama, seperti transparansi data distribusi film nasional, dukungan kebijakan perpajakan, hingga percepatan revisi Undang-Undang Perfilman.
Ia menilai keterbukaan data distribusi menjadi aspek penting untuk menciptakan tata kelola industri yang lebih akuntabel sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap perkembangan film nasional.
Sementara itu, sutradara dan produser Angga Dwimas Sasongko menyoroti pentingnya kesinambungan kebijakan pemerintah dalam menjaga pertumbuhan industri perfilman. Menurutnya, dukungan dalam aspek regulasi maupun distribusi akan sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan ekosistem perfilman nasional.
Angga berharap seluruh pelaku industri, baik rumah produksi besar maupun sineas independen, dapat memperoleh kesempatan yang setara untuk berkembang di tengah pertumbuhan industri film Indonesia.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat perfilman nasional melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.
Ia menyampaikan bahwa Kementerian Kebudayaan akan menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, termasuk melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait guna menghadirkan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri film nasional.
Menurut Fadli Zon, pemerintah ingin memastikan ekosistem perfilman Indonesia dapat berkembang secara kuat, sehat, dan berkelanjutan melalui kebijakan yang berpihak pada kemajuan film nasional.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Kebijakan Kebudayaan Masyitoh Annisa Ramadhani Alkatiri serta Direktur Film, Musik, dan Seni Irini Dewi Wanti.
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah memperkuat sinergi antara pemerintah dan insan perfilman dalam menciptakan industri film nasional yang lebih inklusif, transparan, dan kompetitif, sekaligus meningkatkan daya saing karya sineas Indonesia di tingkat internasional.





