Pendidikan

Pentas Pelajar 2026 Jadi Ajang Ekspresi Kreatif dan Penguatan Semangat “Rukun Sama Teman”

Jakarta, 24 Mei 2026 – Dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Pentas Pelajar 2026 sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakatnya. Melalui kegiatan ini, para pelajar dari berbagai wilayah Indonesia diberi ruang untuk menampilkan karya seni, budaya, hingga berbagai inovasi kreatif yang membawa pesan persahabatan, empati, dan kebersamaan.

Beragam agenda meramaikan Pentas Pelajar 2026, mulai dari Festival Band Pelajar, pemutaran film pendek, lokakarya kreatif, demo komik digital, hingga aneka jajanan pasar dan aktivitas interaktif lainnya. Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah Festival Band Pelajar yang menampilkan 14 grup band terbaik tingkat SMP, SMA, dan SMK dari sejumlah daerah di Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, turut hadir langsung sebagai juri dalam festival tersebut. Ia memberikan apresiasi atas keberanian dan kreativitas para peserta dalam mengaransemen ulang lagu “Rukun Sama Teman” dengan gaya musik yang berbeda dari versi aslinya.

Sebelumnya, Kemendikdasmen juga telah mengadakan Kompetisi Gerak dan Lagu “Rukun Sama Teman” sejak Februari 2026. Kegiatan itu mendapat sambutan besar dari masyarakat dengan melibatkan lebih dari 24 ribu peserta serta menghasilkan lebih dari 3 ribu karya yang berasal dari 38 provinsi. Tidak hanya diikuti sekolah dalam negeri, kompetisi tersebut juga melibatkan Sekolah Indonesia Luar Negeri.

“Yang paling penting, kreativitas itu mampu melampaui batas dan kalian berani keluar dari genre musik aslinya. Itu luar biasa,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Sabtu (23/5).

Lagu “Rukun Sama Teman” sendiri dihadirkan sebagai media untuk menanamkan nilai-nilai kerukunan, empati, dan persahabatan di kalangan pelajar. Melalui gerakan tersebut, generasi muda diajak membangun solidaritas dan budaya saling menghargai, baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Menurut Abdul Mu’ti, keberanian peserta dalam mengeksplorasi aransemen baru menjadi bukti bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi seni yang besar dan terus berkembang. Ia menilai kreativitas para siswa menunjukkan kualitas generasi muda yang mampu menghadirkan karya inovatif dengan pesan positif.

Pada kompetisi tersebut, SMK Negeri 10 Bandung berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati SMA Negeri 4 Denpasar, sementara juara ketiga diraih SMA Negeri 1 Pangkalan Bun.

Perwakilan SMK Negeri 10 Bandung, Leonel, menjelaskan bahwa timnya berupaya menghadirkan aransemen yang tidak hanya menarik secara musikal, tetapi juga mampu memperkuat pesan lagu kepada para pendengar.

Ia menyebutkan bahwa lirik lagu tersebut ingin disampaikan bukan sekadar untuk dinyanyikan, melainkan juga dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, mereka memilih konsep musik yang ceria dan enerjik agar semangat “Rukun Sama Teman” lebih mudah dirasakan dan diekspresikan.

Sementara itu, Bulan dari SMA Negeri 4 Denpasar mengatakan kelompoknya memilih nuansa pop-jazz untuk menghadirkan warna baru dalam membawakan lagu tersebut.

“Kami memang senang mencoba hal-hal baru. Lagu Rukun Sama Teman menurut kami cocok juga dibawakan dengan gaya pop-jazz,” ujarnya.

Melalui Pentas Pelajar 2026, Kemendikdasmen berharap semakin banyak ruang kreatif yang positif bagi pelajar Indonesia. Nilai-nilai dalam gerakan “Rukun Sama Teman” diharapkan tidak berhenti di panggung pertunjukan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya keseharian para siswa melalui sikap saling mendukung, menghargai perbedaan, dan menciptakan lingkungan belajar yang aman serta menyenangkan.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button