JAKIM 2026 Hadirkan 45.500 Peserta, Jakarta Semakin Dikenal sebagai Kota Sport Tourism
Jakarta, RuangVeritas.com – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi melepas para peserta BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 di kawasan Silang Barat Laut Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (14/6).
Pada pelaksanaan hari kedua, ajang lari internasional tersebut diikuti sekitar 25.000 peserta untuk kategori jarak jauh. Jumlah itu terdiri dari 16.400 pelari kategori Half Marathon dan 8.600 peserta kategori Marathon.
Wagub Rano mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut menyukseskan penyelenggaraan JAKIM 2026. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan warga Jakarta yang bersama-sama menjaga kelancaran acara.
“Kami dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merasa bersyukur dan bangga karena kegiatan ini berjalan dengan baik. Saya bersama Pak Gubernur menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jakarta yang ikut mendukung. Ini membuktikan bahwa Jakarta adalah ruang bersama,” ujar Rano.
Tahun ini, jumlah peserta JAKIM mengalami peningkatan cukup besar. Sebanyak 45.500 pelari tercatat berpartisipasi, meningkat sekitar 47 persen dibandingkan penyelenggaraan 2025 yang diikuti kurang lebih 31.000 peserta.
Lonjakan jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ajang olahraga internasional di Jakarta semakin kuat. Selain menjadi ruang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk membangun budaya hidup sehat.
“Pertumbuhan jumlah peserta menjadi tanda bahwa minat terhadap event olahraga di Jakarta terus berkembang. Ini menunjukkan semakin besarnya kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan marathon internasional di ibu kota,” ungkap Wagub Rano.
Tidak hanya peserta dari dalam negeri, JAKIM 2026 juga menarik perhatian pelari dari berbagai negara. Tercatat sebanyak 1.012 pelari internasional ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Kehadiran atlet dan pelari mancanegara menjadi salah satu indikator bahwa Jakarta semakin memiliki daya tarik sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan olahraga bertaraf global.
Menurut Rano, penyelenggaraan JAKIM bukan hanya mendukung kampanye kesehatan dan kebugaran masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap penguatan sektor pariwisata olahraga atau sport tourism.
“Event seperti ini semakin memperkuat citra Jakarta sebagai kota yang mampu menjadi tuan rumah olahraga internasional. Kehadiran peserta dari berbagai negara menunjukkan bahwa Jakarta semakin diperhitungkan dalam peta sport tourism dunia,” jelasnya.
Pemprov DKI Jakarta berharap BTN Jakarta International Marathon dapat terus dikembangkan dan menjadi kegiatan rutin yang dinantikan masyarakat. Ajang tersebut diharapkan mampu masuk dalam daftar agenda olahraga internasional unggulan yang diselenggarakan di Jakarta.
“Semoga kegiatan ini terus berlanjut menjadi agenda tahunan yang membanggakan dan menjadi salah satu event olahraga internasional utama Jakarta,” tutup Wagub Rano.





