Pembukaan Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat
RuangVeritas.com – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan rangkaian upacara pembukaan megah yang berlangsung di tiga negara tuan rumah, yaitu Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Ketiga negara menghadirkan konsep pertunjukan yang berbeda, menampilkan kekayaan budaya lokal sekaligus menghadirkan sejumlah musisi dan figur ternama dunia.
Pembukaan pertama berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, pada Kamis, 11 Juni 2026 sebelum laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan. Upacara diawali dengan kemunculan bendera seluruh negara peserta Piala Dunia 2026 yang memenuhi lapangan. Momen tersebut berlangsung setelah pidato dari aktris sekaligus duta Piala Dunia 2026, Salma Hayek, yang menyambut para penggemar sepak bola dari seluruh dunia.
Suasana semakin meriah ketika penyanyi tenor legendaris Andrea Bocelli tampil bersama Ajae membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026 berjudul DNA. Penampilan mereka diiringi kibaran seluruh bendera peserta yang memenuhi stadion dan menciptakan pemandangan spektakuler di hadapan puluhan ribu penonton.
Setelah itu, Presiden FIFA Gianni Infantino memasuki lapangan sambil membawa trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan oleh 48 negara peserta. Trofi kemudian diletakkan di tengah lapangan dan disambut pertunjukan kembang api serta semburan asap yang memenuhi sudut stadion.
Rangkaian seremoni berlanjut dengan masuknya para pemain Meksiko dan Afrika Selatan ke lapangan. Dua bendera raksasa dari kedua negara dibentangkan sebagai simbol dimulainya pertandingan pembuka. Penyanyi asal Afrika Selatan, Tyla, mendapat kehormatan membawakan lagu kebangsaan negaranya, sementara Alejandro Fernández memimpin seluruh stadion menyanyikan lagu kebangsaan Meksiko, Himno Nacional Mexicano.
Setelah lagu kebangsaan selesai dikumandangkan, kembang api kembali menghiasi langit Estadio Azteca. Wasit kemudian meniup peluit yang menandai dimulainya Piala Dunia 2026 secara resmi.
Sebelum pertandingan dimulai, para penonton disuguhkan pesta musik bertema budaya Meksiko dan warisan Aztec. Grup pop rock legendaris asal Meksiko, Maná, membuka rangkaian konser pembukaan. Penyanyi Venezuela Danny Ocean kemudian mengambil alih panggung sebelum dilanjutkan oleh J Balvin yang membawakan sejumlah lagu bernuansa Latin.
Puncak acara terjadi saat Shakira dan Burna Boy tampil bersama membawakan lagu resmi Piala Dunia 2026 berjudul Dai Dai. Penampilan keduanya menjadi salah satu momen yang paling dinantikan sepanjang upacara pembukaan. Selain itu, panggung juga dimeriahkan oleh Belinda, Lila Downs, dan Los Ángeles Azules yang semakin menegaskan nuansa budaya Meksiko dalam seremoni tersebut.
Sementara itu di Kanada, upacara pembukaan digelar di Toronto Stadium pada Jumat, 12 Juni 2026, menjelang pertandingan Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina. Mengusung tema keberagaman budaya yang memadukan musik pop, hip hop, dan tradisi masyarakat First Nations.
Acara diawali dengan sesi penghormatan khusus kepada komunitas pribumi yang pertama kali mendiami wilayah Kanada. Segmen tersebut dinarasikan oleh William Prince dan menjadi salah satu bagian paling bermakna dari keseluruhan pertunjukan.
Setelah itu, parade budaya menampilkan perwakilan dari berbagai provinsi dan wilayah Kanada. Berbagai kostum tradisional, tarian, dan atraksi budaya menunjukkan keberagaman yang menjadi identitas negara tersebut.
Komedian asal Kanada, Will Arnett, turut memeriahkan suasana dengan sejumlah penampilan yang menghibur penonton. Selanjutnya, Alanis Morissette membawakan lagu kebangsaan Kanada, sementara Aleksandar Gajić menyanyikan lagu kebangsaan Bosnia dan Herzegovina.
Salah satu momen paling menarik terjadi ketika sekelompok penari merobek penutup emas dari sebuah bola raksasa yang berada di tengah lapangan. Dari dalam bola tersebut muncul penyanyi populer Kanada, Alessia Cara, yang langsung membawakan lagu Wild Things dan Fire di hadapan penonton yang bersorak meriah.
Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan kolaborasi internasional antara Nora Fatehi, Vegedream, dan Sanjoy. Tidak lama berselang, Jessie Reyez dan Elyanna naik ke atas panggung untuk membawakan lagu Illuminate, salah satu dari 18 lagu resmi Piala Dunia 2026.
Menjelang akhir acara, Michael Bublé dan William Prince turut memberikan penampilan spesial yang mendapat sambutan hangat dari para penonton. Upacara pembukaan di Toronto kemudian ditutup secara meriah melalui kolaborasi Michael Bublé dan Alanis Morissette yang mengakhiri perayaan sebelum pertandingan Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina dimulai.
Pembukaan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat digelar Jumat, 12 Juni 2026, di Stadion SoFi, Los Angeles. Upacara berlangsung menjelang pertandingan Amerika Serikat melawan Paraguay.
Sorotan utama langsung tertuju pada Katy Perry yang tampil di atas panggung sebelum para pemain memasuki lapangan. Penyanyi pop dunia tersebut membawakan lagu Wonder bersama seorang anak laki-laki asal Norwegia bernama Tius, yang mencuri perhatian penonton berkat penampilannya yang penuh percaya diri.
Suasana stadion semakin semarak ketika rapper Future dan penyanyi Tyla tampil membawakan lagu Game Time, salah satu bagian dari album lagu resmi Piala Dunia 2026. Pertunjukan kemudian dilanjutkan oleh Anitta, LISA, dan Rema yang berkolaborasi membawakan lagu Goals, yang juga termasuk dalam daftar lagu resmi turnamen.
Menjelang pertandingan dimulai, duo musik country Dan + Shay membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat, The Star-Spangled Banner. Penampilan tersebut menjadi penutup sempurna sebelum laga pembuka tim tuan rumah berlangsung di hadapan puluhan ribu pendukung yang memenuhi stadion.
Dengan konsep yang berbeda-beda, ketiga upacara pembukaan tersebut menunjukkan identitas unik masing-masing negara tuan rumah. Meksiko menonjolkan warisan budaya Aztec dan musik Latin, Kanada menampilkan keberagaman budaya serta penghormatan kepada masyarakat pribumi, sementara Amerika Serikat menghadirkan pertunjukan pop modern dengan deretan bintang internasional. Bersama-sama, ketiganya menjadi pembuka yang spektakuler untuk perjalanan panjang Piala Dunia 2026.
Penulis : Liana





