Pendidikan

Sinergi Pemerintah dan Sekolah Swasta Dinilai Penting untuk Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Berkarakter

Depok, Jawa Barat, 24 Mei 2026 – Upaya menghadirkan pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat tidak hanya bergantung pada kelengkapan fasilitas maupun capaian akademik peserta didik. Lebih dari itu, pendidikan juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, integritas, dan semangat kebangsaan generasi muda. Hal tersebut mengemuka dalam peresmian Sekolah Bakti Mulya 400 Depok, Jawa Barat, yang menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah dan sekolah swasta dalam membangun pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan apresiasinya kepada lembaga pendidikan swasta yang terus berkontribusi memperluas layanan pendidikan berkualitas di Indonesia. Menurutnya, kondisi pendidikan nasional yang beragam membutuhkan keterlibatan dan kerja sama dari seluruh pihak.

“Di Indonesia ada sekolah yang sangat besar dengan jumlah murid banyak, tetapi ada juga sekolah yang hanya memiliki sedikit pendaftar,” ujar Abdul Mu’ti saat menghadiri peresmian di Depok, Sabtu (24/5).

Ia menilai situasi tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh penyelenggara pendidikan perlu saling mendukung untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan tetap berfokus pada kualitas pembelajaran bagi semua peserta didik.

Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti kembali menegaskan bahwa sekolah swasta memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperluas akses pendidikan. Ia menekankan pentingnya hubungan yang berjalan beriringan antara pemerintah dan sekolah swasta demi meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Menurutnya, semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang menjamin hak setiap warga negara memperoleh pendidikan berkualitas tanpa memandang latar belakang sekolahnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh satuan pendidikan, baik sekolah besar maupun sekolah sederhana, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang bermutu sekaligus membangun karakter peserta didik.

Abdul Mu’ti turut mengapresiasi pendekatan pendidikan yang diterapkan Sekolah Bakti Mulya 400 karena dinilai tidak hanya menekankan kemampuan akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai kebangsaan dan pembentukan kepribadian siswa.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini terus memperkuat ekosistem pendidikan nasional melalui berbagai langkah, seperti revitalisasi sarana dan prasarana, digitalisasi sekolah, hingga peningkatan kompetensi serta kesejahteraan guru. Kebijakan tersebut diarahkan untuk memastikan pemerataan mutu pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut Abdul Mu’ti, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan akademik atau keterampilan teknis semata. Pendidikan juga harus mampu membentuk integritas, nasionalisme, dan komitmen peserta didik untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Di akhir sambutannya, ia kembali menekankan bahwa pendidikan berkualitas menjadi fondasi utama dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia yang kuat dan bermartabat. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto berulang kali mengingatkan pentingnya membangun generasi yang tangguh melalui pendidikan yang berkualitas.

Sementara itu, Chief Executive Officer Bakti Mulya 400, Sutrisno Muslimin, menjelaskan bahwa sekolah tersebut dirancang untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan identitas kebangsaan yang kokoh.

Ia menyebutkan terdapat tiga fokus utama yang menjadi dasar pendidikan di Bakti Mulya 400, yaitu membangun generasi religius, nasionalis, dan internasionalis.

Menurut Sutrisno, nilai religius diterapkan tidak sekadar melalui kegiatan ibadah, tetapi juga melalui pembentukan akhlak, kejujuran, disiplin, integritas, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari siswa.

Sementara itu, nilai nasionalisme ditanamkan agar peserta didik memiliki kesadaran untuk mencintai, memahami, dan berkontribusi bagi Indonesia. Adapun konsep internasionalis dimaknai sebagai kesiapan menjadi bagian dari masyarakat global tanpa kehilangan identitas dan karakter bangsa Indonesia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button