Berita Umum

Infrastruktur Terpadu JIS–Ancol Resmi Beroperasi, Hadirkan Konektivitas Baru bagi Warga Jakarta di Usia ke-499

Jakarta, RuangVeritas.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menghadirkan fasilitas baru berupa Infrastruktur Terpadu Jakarta International Stadium (JIS)–Ancol. Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi upaya memperkuat akses transportasi sekaligus meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat di kawasan Jakarta Utara.

Fasilitas yang diresmikan meliputi pengoperasian Stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) JIS, pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) penghubung antara JIS dan Ancol, serta gerbang akses menuju kawasan wisata tersebut.

Peresmian dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di area Stasiun KRL JIS, Jakarta Utara, Senin (22/6). Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sistem transportasi yang semakin terhubung dan ramah bagi masyarakat.

Gubernur Pramono menyampaikan bahwa pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan menghadirkan infrastruktur baru, tetapi juga memastikan setiap kawasan dapat saling terhubung secara efektif.

Menurutnya, integrasi antara JIS, Ancol, dan transportasi publik merupakan langkah penting dalam menciptakan Jakarta yang lebih modern, mudah diakses, serta nyaman bagi seluruh warga.

“Konektivitas antarwilayah menjadi bagian penting dalam membangun kota yang maju. Dengan terhubungnya JIS, Ancol, dan jaringan transportasi publik, masyarakat akan mendapatkan akses yang lebih praktis dan efisien,” ujar Pramono.

Ia menjelaskan, JIS dan Ancol memiliki peran strategis yang berbeda namun saling melengkapi. JIS selama ini menjadi pusat kegiatan olahraga, hiburan, serta berbagai acara berskala nasional maupun internasional. Sementara itu, Ancol menjadi salah satu tujuan wisata utama yang memiliki daya tarik bagi masyarakat.

Dengan adanya integrasi tersebut, akses menuju kedua kawasan diharapkan menjadi lebih mudah, terutama ketika berlangsung kegiatan besar yang melibatkan banyak pengunjung.

“Fasilitas ini akan membantu masyarakat yang ingin beraktivitas di JIS maupun Ancol, baik untuk bekerja, berolahraga, berwisata, maupun menghadiri berbagai acara. Dengan transportasi publik yang lebih terkoneksi, ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dapat dikurangi,” jelasnya.

Menurut Pramono, peningkatan kualitas transportasi dan keterhubungan kawasan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

Ia berharap kawasan terpadu tersebut dapat berkembang menjadi pusat aktivitas yang menggabungkan unsur olahraga, rekreasi, dan hiburan dengan standar internasional.

“Kami ingin membangun kawasan yang tidak hanya bermanfaat bagi warga Jakarta, tetapi juga mampu menjadi daya tarik bagi masyarakat dari berbagai daerah maupun dunia internasional,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa Stasiun KRL JIS telah mulai beroperasi dan melayani masyarakat sejak Senin (22/6). Ke depan, fasilitas tersebut akan terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik.

“Mulai hari ini stasiun ini sudah aktif digunakan masyarakat. Perjalanan dari satu titik ke titik lainnya dapat ditempuh sekitar 15 menit, sedangkan menuju kawasan Kota sekitar 10 menit. Nantinya fasilitas ini akan terus ditingkatkan menjadi stasiun permanen,” jelas Dudy.

Pemprov DKI Jakarta turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembangunan Infrastruktur Terpadu JIS–Ancol. Kolaborasi melibatkan pemerintah, operator transportasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk PT Jakarta Propertindo (Jakpro), serta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang berkontribusi dalam pembangunan JPO penghubung.

Dengan hadirnya infrastruktur tersebut, Jakarta semakin memperkuat langkah menuju kota yang memiliki sistem mobilitas terpadu. Integrasi kawasan JIS–Ancol diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi, wisata, dan kegiatan masyarakat di ibu kota.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button