Ekonomi

APBD 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Pemprov DKI Prioritaskan Pendidikan dan Infrastruktur

RuangVeritas.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengusulkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 senilai Rp82,89 triliun. Jumlah tersebut naik 4,18 persen dibandingkan anggaran tahun sebelumnya. Dari rencana belanja daerah sebesar Rp75,04 triliun, pemerintah provinsi menganggarkan Rp20,04 triliun untuk sektor pendidikan dan Rp31 triliun bagi pembangunan infrastruktur.

Prioritas alokasi anggaran tersebut disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, ketika membacakan pidato Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. Agenda rapat tersebut membahas penyampaian penjelasan gubernur mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tahun Anggaran 2027, yang berlangsung di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

Dalam pidato itu, Rano menyebutkan bahwa anggaran pendidikan mencapai 26,71 persen dari keseluruhan belanja daerah. Sementara itu, porsi anggaran infrastruktur ditetapkan sebesar 41,43 persen. Kedua sektor tersebut memperoleh alokasi di atas batas minimum belanja wajib (mandatory spending) yang telah ditentukan.

Rano menjelaskan bahwa anggaran pendidikan telah melampaui ketentuan minimal sebesar 20 persen, sedangkan alokasi infrastruktur juga berada di atas ambang batas 40 persen dari total belanja daerah dalam rancangan APBD 2027.

Selain memprioritaskan pendidikan dan infrastruktur, Pemprov DKI Jakarta turut memfokuskan belanja daerah pada peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat. Upaya tersebut mencakup pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap upaya penurunan angka stunting. Program yang disiapkan meliputi pemberian makanan tambahan, penguatan layanan pemenuhan gizi, serta penyediaan peralatan medis untuk menunjang pelayanan di berbagai fasilitas kesehatan.

Kebijakan belanja daerah juga diarahkan untuk mempertahankan kestabilan harga kebutuhan pokok, memberikan subsidi pelayanan publik, memperkuat program bantuan sosial, serta mendorong peningkatan daya saing ekonomi Jakarta.

Untuk menopang pelaksanaan berbagai program tersebut, Pemprov DKI Jakarta menetapkan target pendapatan daerah dalam RAPBD 2027 sebesar Rp72,62 triliun. Target ini meningkat 4,70 persen dibandingkan pendapatan dalam Perubahan APBD 2026

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button